Kamis, 27 Desember 2012

Mana Pohon Impianmu?

Setiap orang pasti memiliki impian. Yang membedakan hanya pada tingkat ikhtiarnya. Ada yang berusaha meraihnya dengan sekuat tenaga, ada juga yang membiarkan mimpinya bias diterpa angin.

Bagiku, mimpi tidak cukup hanya diangan. Mencatatnya dalam bentuk tulisan adalah satu hal yang efektif. Tidak perduli, sekeras apa mereka menertawakan mimpi kita. Satu kuncinya adalah yakin. Setelah yakin, diiringi usaha melebihi batas usaha orang lain, Insya Allah dimudahkan dengan cara yang tidak terduga.

Kamar saya berisi dengan tempelan kertas impian saya. Kerap kali mereka yang bertandang ke kamar saya mencibir impian itu. Tapi, ya itu kan hak mereka. Tinggal tunggu tanggal mainnya saja. Apa sih yang nda mungkin buat Allah?

Pekan lalu saya menghabiskan waktu dengan adik-adik di Panti Asuhan Nuurusshobah. Berbagi cerita, berbagi pengalaman, ditutup dengan pemutaran film Negeri 5 Menara, yang dengan sukses tidak tepat sasaran. hehe

Melihat semangat adik-adik, menyuluh api semangat dalam diri saya untuk menunjukkan pada mereka bahwa tidak ada yang tidak mungkin.


Semangat itu ditunjukkan dengan impian yang dilukiskan dalam selembar daun impian mereka. Ya, kami membuat pohon impian. Pohon yang berisi impian-impian kami. Yang entah itu akan terwujud berapa tahun lagi? Tapi Bismillah, keyakinan dan semangat itu harus selalu dikobarkan.Bolehlah kita ini orang kampung, tapi jangan kampungan. :)

"Bermimpilah, maka Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu" 
- Andrea Hirata-

Sabtu, 14 April 2012

Sepenggal Kisah Pejalanan di Akhir Pekan yang Geje

Ya,,ya,,,
Perasaan baru kemaren aku menghabiskan malam minggu dengan aktivitas yang selalu, geje ria. Oh, tidak. bukan geje. Tetap positif ko. Tentunya, setelah merampok lek Sandy makan bebek bakar gratis di sebuah warung tenda Sedati, aku menghabiskan waktu buat lihat pameran kesenian di Unesa. Meski awalnya antara iya dan tidak waktu mau berangkat, tapi akhirnya kesampaian juga buat dateng ke pameran itu. Sumpah, tenyata bagus-bagus dan keren banget karya seninya. ^^
Besoknya dilanjut melancong ke Pulau Garam dengan jalur darat buat berkunjung ke rumah dulur lawas (*teman lama.read.) Sicol. ^_^

Duh,,duh,, anaknya lucu banget. Pengen tak pites, bawa pulang pake kresek. hihii
Matanya itu lho,, hummm. Satu hal pertama yang ku kagumi dari seorang bayi. Matanya. ya, Matanya itu tenang banget. Walaupun katanya kalau bayi berumur belum genap sebulan itu belum bisa lihat. Coba deh perhatikan matanya, bening banget. Masih belum ada dosa, masih bersih. Jadi inget lagunya Padi, " Engkau terlahir bagai selembar kertas putih. Tinggal ku lukis dengan tinta pesan damai, dan terwujud harmoni,,,,huoo..huoo". Sumpah, itu hal terindah ke-3 yang kurasa.

Pergi melancong cuma berdua, ditemani satu adek ku. Sebut dia Jumz (bukan nama sebenarnya).
Nih anak sangar poll,, hobinya sama dengan aku, suka melancong, baca, mencoba hal-hal baru, tapi yang lebih parah dan membedakan, dia nda isa naik motor. huftt.. ini yang paling menyebalkan, jadi kalo kemana-mana aku mesti jadi tukang ojeknya. huftt...
"dek, lain waktu kamu harus bisa nyetir motor ya."

Sampai di tekape, perut sudah lapar. Dimana sebelumnya sempat digoda hujan di sepanjang perjalanan, plus belum keisinya perut dari bangun tidur. Diawal jalan, kami sepakat buat cari makan selepas lewat jembatan Suramadu. Tapi sampai lokasi jadi ragu, takut kalo nda jasi berhemat. (huft. selalu saja, virus muflis mengikutiku). "Sebentar dek, warung disana keliatannya mahal, cari lagi ya,?" begitu jawabku setiap si Jumz ngajak berhenti. Sampai akhirnya tiba di lokasi (masih dalam kondisi lapar). Saat si empunya rumah menawari makan, waduww,,, cap cus dehh cynn,, nda pake basa basi, langsung aja kepala kami kompak mengangguk ke depan tanpa penolakan keraguan. Hahaa.. Bakso semangkuk plus lontong habis akibat kekhilafan kami ditambah beberapa krupuk di stoples.

Setelah perut kenyang, kami lanjutkan bercengkerama, dan kangen-kangenan.
Tiba-tiba, Jumz "Mbak, kalo udah nyampe sini nda mampir ke tempat wisata rugi mbak,"
Hmm,,,betul juga, akhirnya dengan semangat 45. (si Jumz, bukan sayya. sayya mah tetap bertahan, karena mata ngantuk berat) jumz browsing cari tempat wisata.
Sayya,"terserah kamu dek, searching o dulu, aku tak tidur bentar"
Aku pun tidur, bersandar kursi ruang tamu. Oh iyya, ceritanya nih pake setting di ruang tamu. Jumz pun lanjut searching, entah apa yang dia cari dan apa yang diobrolkan, yang pasti mataku sudah nda bisa diajak kompromi.

Beberapa ribu detik kemudian,,,,

Setting, masih Ruang tamu. Yang berbeda, posisi Jumz bukan berdiri dengan gagah memainkan laptop, melainkan  K-O jatuh tersungkur di sebelahku, Jeglekk! dia K-O ikutan tidur. Grrrrr..dasar payah.

Jam sudah menunjukkan pukul 2 siang.
Selepas sholat, dilanjut makan siang lagi.. hummm enaknya kalo bertamu, tamu adalah raja, jadi kudu dijamu, hahaa
Jumz. masih ngotot, "Mbak kita jadi main kemana? ke Mercusuar yuk?"
Sayya, kasian " Ya udah terserah kamu aja. Tapi kita sekalian nunggu sholat dulu, nda enak, masih habis dikasih makan langsung ngacir?" (jawabku dengan sisa-sisa kesadaran)

Selepas sholat, kami lanjutkan perjalanan, ceritanya mbolang. Asli, sebenernya kita buta jalan. cuma berpegang teguh pada iman, dan keyakinan yang diyakin yakinkan.
Karena kami ragu dan takut nyasar, akhirnyaa kita memutuskan untuk bertanya ke mbak-mbak yang tak dikenal. "Kalau mau ke Mercusuar, mending jangan Dik, jalannya rawan soalnya. Apalagi cuma berdua. Bahaya."

Jumz. tetep bersikukuh "Mbak,,jangan sampai alasan itu menciutkan niat kita buat tetap kesaana."

Glodakk!
Akhirnya, setelah bernegosiasi dan berbicara panjang lebar, Jumz nurut. (Gimana mau nda nurut? apa mau pulang jalan kaki? wkk.. tenang. saya nda setega itu dek, hihii) Tapi pulangnya dia ngajak mampir ke Kampung Ilmu. Okelah, kalo yang ini aku setuju. Soalnya salah satu tempat favorit saya. hehee

Kalau sudah di tempat ini. saya pasti sukses buat membatalkan komitmen berhidup hemat. Lupa kalo lagi Muflis. fiuh.
Daftar buku yang berhasil merusak komitmen saya :
1. Perahu Kertas - Dee
2. Mimpi Sejuta Dollar -  Merry Riana
3. Ranah 3 Menara - A. Fuadi

Tapi nda papa lah,, rugi kalo sudah jauh-jauh kesana cuma beli satu buku. Mumpung dapet murah.. hihiii

Jumz : Nyengar-nyengir karena dapet buku murah tentang Design,
Alhamdulillah, jadi nda terlalu ngecewain tuh anak. hihii

Sudah.sudah.. perjalanan ini kita akhiri di Pom Bensin A. Yani Surabaya, si merah minta minum.
Terima kasih ku ucapkan buat Jumz (adek yang geje. but, selalu bisa bikin perjalanan lebih berwarna), Tuan Rumah, Sicol dan Ibu Mertua (Matur nuwun Mi, makanannya enak. Lain waktu  kami pasti bertandang kesana lagi), Mbak-mbak yang tidak dikenal namanya (Trims sudah bantu menyadarkan Jumz dari kekhilafannya :D), Lek Sandy (buat traktirannya. Ah, curang. untung kau nda jadi ikut kamu kencan, andai ikut pasti aku dikira manajer artis yang nemenin artisnya pemotretan, but,, Nice Pict ko hasilnya. Moga langgeng ya? ^_^)
Terima Kasih buat semua.

Rabu, 04 April 2012

M U F L I S

Definisi kata muflis sendiri ada 3 versi. Versi pertama dalam Bahasa Arab berarti "Pailit". Versi  keduanya dalam bahasa Inggris artinya "bangkrpt" yang oleh lidah pribumi Indonesia diseliwerkan menjadi "bangkrut". Versi ketiga dalam bahasa Alay-nya "Bokek". Sudah, pada intinya ditilik dari segi dan aspek mana pun, yang namanya MUFLIS itu tidak enak. 

Berbicara mengenai muflis, jadi inget salah satu sahabat saya, eh lebih tepat "paklek (*om-read)" saya. Lebih pantas disebut begitu karena ada bulu yang tumbuh tidak beraturan di pipinya. ^0^

Kami berdua mungkin dilahirkan dengan kesamaan nasib tapi berbeda sejarah. Umur jarak setahun, tapi keliatan banget kalo dia orangnya boros. Keliatan dari mukanya, Hihii. Mengaku anak band, gaya. Tukang pencet Piano. Sering dipanggil manggung di Caffe daerah Sidoarjo. Ini salah satu kebanggan dia, "Biasa, anak ben lek...". hmm Alay. Saya yang anak Qasidah saja biasa aja,
Oh iya, sebut saja dia Lek Sandy. Sandy morse, sandy rumput, sandy semaphore, dan,,,sandy sandy yang lainnya. Lulusan Sarjana Kimia tapi terdampar kerja sales alat-alat kesehatan. ck.ck.. disyukuri. 

Awal bulan kerja, gaji hanya numpang lewat, tanpa salam tanpa good bye. Biasa, remaja banyak kebutuhan. Setiap bulan sudah ada pos-pos yang antre untuk di isi. Kalau sudah begitu, untuk makan sehari-hari pun kudu hidup prihatin. Dari keadaan yang mengenaskan itu lah, kami berdua (*Me dan Lek Sandy) sepakat untuk bawa bekal setiap hari, "demi masa depan yang lebih cerah". Begitu motto hidup yang kami pekikkan dengan sumringah.

Pernah, di akhir bulan di ujung kemuflisan, kami sempat berembug untuk menghemat 5 lembar duit bergambar KAPITAN PATTIMURA. Kebetulan saat itu kami tidak membawa bekal, alasannya "bosen, pengen makan di luar". Ya sudah, dengan mengerahkan segenap pikiran, kami memutuskan untuk membeli makanan yang dapatnya banyak dengan harga maksimal lima ribu minimal, seminimal-minimalnya alias gak bayar. hehee

Awalnya kami sempat galau. Duit "sebanyak" itu ada beberapa menu pilihan :
1. Gado-Gado
2. Mie Ayam
3. Lontong Balap
4. Nasi Mbak Endang

Akhirnya, setelah menimbang, menyimak dan memikirkan, kami putuskan untuk membeli nasinya Mbak Endang. Dengan wajah sumringah semangat kegirangan, Alhamdulillahhh... kenyang juga walopun sebungkus di bagi dua.

Astaghfirullah,,,
Kami benar-benar sudah merusak paradigma masyarakat terhadap penilaian bahwa pegawai kantoran selalu mewah, bergelimang duit, keren, gadget oke, bermobil, de-el-el. 
ngerusak reputasi.!! owwwww mennnnnnn ....!
jeglekk!
Padahal kalo tahu ya, betapa nelangsanya hati kami,, betapa pilunya hati kami, andai hati kami bisa menjerit,,pasti tukang tambal ban pada bingung. (jadi bukan hanya mahasiswa aja yang bisa menjerit minta diturunkan harga BBM. Mungkin kita salah satu pendukung harga BBM naik, karena kalo BBM naik, gaji juga naik. hehee..)

Sebenarnya tulisan ini dibuat bukan sebagai barang bukti bahwa kerjaan kami cuma mengeluh, tapi ini adalah salah satu cara kami menikmati hidup. Walaupun kami masih kurang sekarang, tapi kami bisa tetap survive dengan gaya yang sok cool.

Beberapa hikmah yang bisa diambil dari ke-muflis-an :
1. mengajarkan kita untuk hidup sederhana, karena kalau mau hidup mewah fulus  yang dipake ga ada.
2. mengajarkan kita lebih hemat, karena mau boros mesti mikir-mikir.
3. jadi lebih open sama temen, soalnya kalo tertutup, pada ga tahu kalo kita lagi butuh sokongan dana
 
Wah, kenapa saya nulis ini ya? kan semuanya jadi tahu kalo kami sedang kesulitan finansial?

kasihani kami pak, bu, mas, mbak, paklek, bulek.. 
monggo ditransfer dengan ikhlas ke rekening kami.. 0((>..<))0


Selasa, 13 September 2011

Novel Andrea Hirata : Laskar Pelangi

Laskar Pelangi adalah novel pertama karya Andrea Hirata. yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka pada tahun 2005. Novel ini menceritakan tentang kehidupan 10 anak dari keluarga miskin yang berjuang untuk dapat sekolah. Mereka adalah Ikal, Lintang, Sahara, Mahar, A Kiong, Syahdan, Kucai, Borek (Samson), Trapani, dan Harun.

Persahabatan yang terjalin dengan sederhana ini menunjukkan betapa indahnya hidup meski dalam serba keterbatasan. Seorang guru yang sabar dan ikhlas mengamalkan ilmunya untuk 10 Laskar Pelangi ini, Bu Muslimah. Yang mengajarkan arti hidup betapa kita tak boleh menyerah pada keterbatasan ini. Kita harus tetap menggantungkan mimpi setinggi mungkin. yang pastinya tidak hanya digantung, tapi juga berusaha untuk meraihnya.

 Meski, di tengah jalan Lintang, sang Einstein SD Muhammadiyah, harus mengalah untuk tidak dapat bersekolah. Mahar yang tetap eksis dengan jiwa seninya. Namun persahabatan mereka tetap terjalin dengan indah.

Novel ini membuktikan bahwa tak ada sesuatu yang mustahil. Segala sesuatu bisa terwujud dengan usaha dan kemauan yang keras. Bahwa garis hidup tidak hanya dapat diserahkan pada latar belakang keluarga, latar belakang pendidikan. Banyak hal yang dapat kita pelajari di luar bangku sekolah.







Rabu, 04 Mei 2011

Macam - Macam Kepribadian


Berdasarkan teori Jung dari jurnalnya “Psychological Types”, terdapat perbedaan yang mendasar dalam tipe kepribadian. Berikut merupakan beberapa tipe kepribadian dari teori Jung tersebut.


Ekstrovert VS Introvert
Seseorang dapat menjadi ekstrovert atau introvert, tergantung dengan arah aktivitas mereka. Extrovert adalah orang yang berpikir mengenai hal-hal secara objektif dan luas, sedangkan Introvert lebih berpikir ke arah subjektif atau dirinya sendiri. Perbedaan kedua kepribadian tersebut seperti di bawah ini :

  • Tertarik dengan apa yang terjadi di sekitar mereka
  • Terbuka dan seringkali banyak bicara
  • Membandingkan pendapat mereka dengan pendapat orang lain
  • Seperti aksi dan inisiatif
  • Mudah mendapat teman atau beradaptasi dalam grup baru
  • Mengatakan apa yang mereka pikirkan
  • Tertarik dengan orang-orang baru
  • Mudah menolak bersahabat dengan orang-orang yang tidak diinginkannya
Introvert

  • Tertarik dengan pikiran dan perasaannya sendiri
  • Memerlukan teritori mereka sendiri
  • Tampil dengan muka pendiam dan tampak penuh pemikiran
  • Biasanya tidak mempunyai banyak teman
  • Sulit membuat hubungan baru
  • Menyukai konsentrasi dan kesunyian
  • Tidak suka denga kunjungan yang tidak diharapkan dan tidak suka mengunjungi orang lain
  • Bekerja dengan baik sendirian
Logika VS Intuisi

Berpikir secara logika adalah kemampuan mengambil informasi berdasarkan kualitas fisik dan pengaruhnya terhadap informasi lainnya. Intuisi atau suara hati merupakan kemampuan untuk mengambil informasi berdasarkan potensi tersembunyi dan kemungkinan eksistensinya. Perbedaan umum keduanya sebagai berikut :
Tipe Penuh Logika
  • Melihat semua orang dan memikirkan semua hal
  • Merasa hanya hidup di sini dan hari ini
  • Cepat beradaptasi dengan berbagai situasi
  • Senang dengan sensasi fisik
  • Senang dengan masalah practical dan aktif
  • Realistis dan percaya diri
Tipe Intuisi
  • Mengarah ke masa lalu atau masa depan
  • Khawatir mengenai masa depan lebih dari yang sekarang
  • Tertarik dengan semua hal baru dan tidak biasa
  • Tidak suka rutinitas
  • Lebih atraktif dalam teori daripada praktek
  • Sering ragu-ragu
Berpikir VS Merasakan
Berpikir merupakan kemampuan untuk mengambil informasi berdasarkan sturktur dan fungsinya. Sedangkan merasakan adalah kemampuan untuk mengambil informasi berdasarkan kondisi penuh semangat. Perbedaan umum dari keduanya adalah :

Tipe Pemikir
  • Tertarik dengan system, struktur, dan pola
  • Mengekspos apapun dalam analisi logis
  • Relatif dingin dan tidak emosional
  • Mengevaluasi hal dengan intelektualitas dan antara benar atau salah
  • Memiliki kesulitan untuk mengungkapkan perasaan
  • Tidak suka berargumen secara terbuka atau memulai perselisihan
Tipe Perasa
  • Tertarik dengan orang dan perasaan mereka
  • Mudah mengungkapkan mood-nya kepada orang lain
  • Menaruh perhatian besar terhadap cinta dan keinginannya yang besar
  • Mengavaluasi hal dengan penuh etika dan antara baik atau buruk
  • Mudah tersentuh atau menggunakan manipulasi emosional
  • Ramah dan sering memberikan pujian untuk orang-orang yang menyenangkan
Pasrah VS Penuntut

Tipe Pasrah termotivasi dalam aktivitas dari perubahan suatu situasi. Tipe penuntut termotivasi ke dalam aktivitas hasil keputusan mereka dari perubahan situasi. Perbedaan umum keduanya adalah :
Tipe Pasrah
  • Bergerak secara impulsive mengikuti situasi
  • Dapat memulai banyak hal dalam sekali waktu, namun tanpa penyelesaiannya
  • Lebih memilih kemerdekaan daripada memenuhi kewajiban
  • Selalu ingin tahu dan suka hal baru
  • Bekerja produktif tergantung mood
  • Sering bertindak tanpa persiapan
Tipe Penuntut
  • Tidak suka meninggalkan pertanyaan tanpa jawaban
  • Bekerja keras dan selalu menyelesaikannya dengan baik
  • Tidak suka mengubah apa yang sudah menjadi keputusannya
  • Relatif stabil dalam bekerja
  • Mengikuti aturan dan disiplin
sumber: beritanet.com; www.untukku.com/artikel-untukku/8-macam-kepribadian-untukku.html

Rabu, 02 Maret 2011

Welcome

Alhamdulillah,,,
akhirnya punya blog sendiri neh,,
Rahayu mesih pengen banyak belajar lagi tentang bikin Blog yang cantik,
Salam Kenal ya,,, ^,^