Rabu, 14 Agustus 2013

Alhamdulillah

Assalamu`alaikum...

Sekedar mau berbagi informasi dan berbagi kebahagiaan. Mungkin terkesan sangat expired  infonya, karena memang sudah lama. Sempat galau mau posting tulisan ini atau tidak. Tapi berita baik kan harus dibagikan sebagai salah satu visualisasi rasa syukur kan?

Pada 2 Agustus lalu, setelah sholat isya iseng-iseng ngecek email. Ada inbox seperti ini :

dari email

Masih belum percaya, dengan penuh muka kepo saya buka websitenya burufly.com, dan hasilnya seperti ini :

dari website burufly.com

Alhamdulillah, ternyata memang betul juara minggu ketiga. Awalnya sempat pesimis karena banyak yang salah persepsi cara nge-vote nya. Harusnya vote di websitenya burufly, tapi malah nge-like di blog. But, makasih untuk kesediaan waktunya untuk mencoba ya teman. Ini kompetisi menulis pertama yang saya ikuti, dan hasilnya alhamdulillah, ada yang mau dengan ikhlas mengapresiasi tulisan anak ingusan ini. Semoga, ini bisa memacu untukku bisa menulis lebih baik dan lebih "berisi" lagi. Amin. 

Surat Kecil Untukmu


Dear My Lovely,

Lebaran ini sungguh berarti buatku. Momen dimana tidak hanya untuk merayakan kemenangan, tapi menjadi sejarah juga untuk hidupku. Tatkala kamu berani dengan kesungguhan menghadap orang tuaku.

Sekarang pertanyaanku banyak. Tidak hanya mengenai kesiapanmu atas masa depan kita, tapi pertanyaan itu lebih pada diriku. Dua tahun bukan waktu yang cepat, dan selama itu kita akan jalan dengan komitmen.

Aku belum tahu komitmen apa yang selanjutnya kita ambil. Dalam hati kecil, masih ada rasa takut. Bukan takut atas kekhawatiranku di masa depan. Tapi aku takut menghalangi impianmu. Aku tidak mau mengikat impianmu karena hubungan ini. Aku tahu, mungkin kamu akan merasa iri nantinya dengan kebebasan yang dimiliki oleh teman-temanmu.

Seperti yang ku katakan, niat kita baik, impian kita baik. Insya Allah ada jalan yang baik juga. 
Bismillah, aku belajar untuk tidak agresif menekanmu. 
Bismillah, kita akan melalui dengan sederhana namun indah.

Mungkin sebagian orang akan menertawakan rencana kita. Mungkin juga akan ada tak sedikit kepala yang akan memandangnya sebelah mata. Tapi sayang, ini hidup kita. Ini langkah kita, Bismillah…

Pandangan remeh karena keberanian atau bahkan dianggap “kenekatan” itu sudah pasti ada. Lalu, apa kau dan aku siap menghadapinya?

Sincerely, me

Kutu Mungil Itu Menari Bersama Kenangan Kita

Hari pertama masuk pasca libur lebaran. Suasana kantor masih sepi, aku sebagai penghuni kedua yang datang setelah OB yang memang menjadikan kantor sebagai rumah keduanya. Mulai menyalakan perangkat elektronik pendukung efektifitas kerja. Sejenak memeriksa email kantor, sign out, buka Facebook, cek blog, cek email pribadi, periksa tumblr. Masih pada kejemuan yang sama dengan sosialita. 

Iseng-iseng buka album, sedikit tertawa lihat wajah jadul, cupu belum banyak dosa. Tiba-tiba teringat sahabat kecilku yang sekarang entah kemana.  Coba tutup mata bentar ah, ingin reuni lewat pedalaman. 

Sahabatku ini, gembul dari TK, jago menggambar dan mewarnai. Waktu TK dia pernah menang lomba mewarnai di majalah, dapat hadiah kotak pensil yang ada magnetnya. Rambutnya suka dikat ekor kuda, jarang dilepas, kalau ke sekolah hanya dirapikan depannya. Kalau nulis suka miring, membesarkan huruf awal di depan kalimat dan menggantung di tengah baris buku tulis. Biarpun badannya gembul, tapi tulisannya kecil-kecil dan rapi.

Aku dan dia suka tidur di bawah kolong ranjang ibunya. Pulang sekolah aku pasti kesana, main bekel bareng, nonton film Giok Cina di Indosiar lalu tertidur di bawah kolong sampai sore. Bersahabat dengannya, membuatku bersahabat juga dengan kutu rambut. Walaupun aku tahu dia berkutu, tapi aku tetap saja bermain dengannya. Paling-paling ibuku yang kesal karena setiap malam harus mengoles peditox di kepalaku. Ah, dasar anak kecil.

Sahabatku ini, paling tambun di kelas. Paling jutek dan tak segan-segan menjitak teman-teman cowokku yang menjahilinya. Teman-teman cowokku suka memainkan rambutnya dari bangku belakang dan mencubit lengannya, setelah itu sudah bisa ditebak, beradu mulut lalu berakhir dengan kejar-kejaran di lapangan sekolah. Aku ingat waktu dulu masih musim tas koper warna-warni, teman-teman iseng menarik tas nya di tengah lapangan. Adegan selanjutnya juga sudah bisa ditebak. Lalu kami para siswi, tertawa dan bersorak kegirangan di depan kelas.

Dia juga pernah juara 2 lomba makan Pop Mie panas dalam waktu tidak sampai 5 menit, setelah itu lidah kami sekelas terasa terbakar hampir berminggu-minggu. Tapi kami, anak-anak ingusan ini tetap senang dan tiada henti menceritakan sensasinya.

Dia yang gembul, kalau naik becak ke sekolah suka menghabiskan tempat duduk. Sampai-sampai kawanku satunya harus duduk dengan kaki menjuntai di tanah. 

Bila sore tiba, kami main petak umpet, dolip-dolipan, dakon,  engkle, dan gobak sodor. Meski jujur, sampai sekarang aku belum bisa main gobak sodor. Dulu, aku hanya manut aja waktu dia berteriak mengarahkan aku untuk berpindah. Dia juga yang paling kesal karena aku pemain paling kolot.

Hei sahabat kecilku, kau dimana? Sudah hampir 7 tahun kita tidak berjumpa. Benarkah yang dikatakan teman-teman bahwa sekarang kau sudah langsing dan aku yang lebih gembul dari kau? Benarkah rambutmu sekarang sudah di-rebonding selurus papan tempat duduk kita di bawah pohon waru depan rumahmu? Lalu, benarkah kau sudah menikah?  Bahkan aku belum pernah melihat wajah adikmu. Punya saudara berapa kau sekarang?

Ah, sungguh aku rindu. Kabar duka terakhir yang ku dengar, ayahmu sudah pergi. Dan kau pindah ke kota kelahiranmu. Suatu saat, kalau tulisan ini terbaca olehmu, semoga kau masih mengingat dan tertawa kecil untuk kenangan kita.

Tahu kah kau? Kini aku sudah tidak berkutu, kakakku sudah membasminya dengan obat serangga ampuh, entahlah aku tidak tahu merknya. Kalau kau masih berkutu, coba nanti kutanyakan padanya. Sungguh, itu obat ajaib. Kini, terkadang aku rindu ada makhluk kecil yang berkeliaran di kepala dan menghisap darahku, kemudian ku garuk dengan penuh nikmat dan kudapati makhluk itu, lalu kutekan dengan kuku ibu jariku sembari tersenyum puas. 




Teruntuk sahabatku, Aprilia Fitri Lestari dimanapun kau berada.

salam sayang, sahabat kecilmu, Tari. 




Jumat, 02 Agustus 2013

"Setiap orang berhak atas prasangkanya, mainkan prasangkamu lalu gigit lembutnya kue di seberangmu"
Bergerumut isi pedalaman hati
Untuk menjadi sosok yang kuat, dia butuh orang yang menguatkan
Untuk menjadi sosok yang peduli, dia butuh orang yang mempedulikannya
Untuk menjadi sosok yang penyayang, dia butuh orang yang bisa menyayanginya
Untuk menjadi sosok yang teduh, dia butuh orang yang meneduhkan
Untuk menjawab rasa ingin tahunya, dia butuh orang yang menemani
Dia yang mencari pelarian, tidak berharap untuk menjadi sosok individualis yang menomorduakanmu.
Mari menari, menemaninya menyelami isi pedalaman hati dalam lautan ego.

Senin, 15 Juli 2013

Butuh Sumbangan "Vote" di Ajang Blogging Festival Ramadhan 2013 Burufly

Assalamu'alaikum...

Mohon dukungannya dulur, dengan memberikan vote di Ajang Blogging Festival Ramadhan 2013 Burufly. Mumpung masih bulan Ramadhan, segala kebaikan pahala dilipatgandakan siapa tahu dengan memberikan  vote bisa masuk surga,hehehe. Maka dari itu saya mohon dukungan vote seikhlas-ikhlasnya atas artikel yang sudah saya posting, dan untuk itu saya ucapkan buanyak-banyak-banyak MATUR NUWUN. ^_^

Caranya gampang ko, suwer !

Langsung capcus klik disini

Tarik ke bawah dan temukan artikel yang berjudul Ssst... Jangan Diganggu, Lagi Puasa ! di bawahnya ada nama saya rahayu.lestary.9.

Nanti langsung klik VOTE, setelah itu akan ada pilihan login melalui facebook, twitter, atau google+.
Setelah memilih salah satu akun lalu ikuti langkah selanjutnya. Jika sudah maka akan muncul ucapan "CONGRATULATIONS". Nah, langsung deh klik "MAU"


Setelah itu kalian buka kembali link http://www.burufly.com/festivalramadan/blog-competition/


Terakhir, klik "VOTE" lagi untuk penghitungan suara.

Nah...gampang banget kan? Hati-hati, jangan salah vote ya.. :-D MATUR NUWUN







Kamis, 11 Juli 2013

Tips Hidup Sehat Ala Rasul

Alhamdulillah...

Tadi pagi setelah sahur sembari menunggu subuh, iseng-iseng saya nonton TV. Kebetulan waktu itu sinetron PPT (bukan Para Pencari Ta'jil lho ya.. --_--). Disitu ada obrolan tentang dokter dan pasien, nah pasiennya ini sahabatnya pak dokter. (maaf..saya nda hafal nama-nama pemainnya.. --_--) Pokoknya ada obrolan tentang kesehatan, nah Pak Dokter ini memberi saran untuk berpola hidup sehat ala Rasulullah. Diceritakan bahwa pak dokter juga sedang membuat tesis berkaitan dengan hal itu.

Saya jadi penasaran, siang ini saya coba browsing di google dengan keyword "referensi buku kiat hidup sehat ala nabi". Alhamdulillah,, mbah google memang selalu baik hati dan tidak sombong. :-D Dia tunjukkan web-web yang berkaitan dengan keyword itu. 
Hasilnya, saya direferensikan untuk beli buku karya Dr. Mohammad Ali Toha Assegaf, yang berjudul 365 Tips Sehat Ala Rasulullah. 






Nah, sebelum kesampaian buat baca bukunya langsung, saya sempat mampir ke salah satu blog yang berkaitan juga dengan artikel yang saya cari. Sedikit banyak copas. Hehehe. Ilmu kan memang wajib di share ya, siapa tahu artikel ini dibaca, abis dibaca dipraktekkan, abis dipraktekkan tahu manfaatnya lalu di share lagi ke yang lain, setelah itu sama yang lainnya di share lagi, dan yang lainnya yang lainnya yang lainnya lagi share lagi ke yang lainnya. (*nah lho..? --_--" ).
Oke deh, luangkan sedikit waktu dan ambil posisi senyaman-nyamannya biar ilmunya bisa gampang meresap. Jangan lupa baca? Bismillah.. (*pinter.. :-D) 

Bagi seorang muslim, contoh terbaik dalam menjaga kesehatan adalah contoh diberikan oleh Rasulullah SAW. Rasulullah sangat jarang mengalami sakit meskipun mempunyai banyak aktivitas seperti berdakwah, beribadah, dan bahkan terjun langsung dalam peperangan, serta sering menghadapi hal-hal yang sangat menekan perasaan. Menurut beberapa sirah, selama hidupnya Rasulullah hanya sakit dua kali. Yaitu saat menerima wahyu pertama, ketika itu beliau mengalami ketakutan yang sangat sehingga menimbulkan demam hebat, dan yang satunya lagi menjelang beliau wafat. Saat itu beliau mengalami sakit yang cukup parah, hingga akhirnya wafat. Ada pula yang menyebutkan bahwa Rasulullah mengalami sakit lebih dari dua kali termasuk ketika sakit di tenung oleh seorang Yahudi dan di racun oleh seorang wanita Yahudi setelah perang Khaibar.

Ada beberapa kebiasan Rasulullah SAW yang menjadikan beliau sangat sehat lahir batin, antara lain:


1. Tidur Sehat Ala Rasul

Ajaran Islam sebagai ajaran yang menyeluruh, memberikan tuntunan disegala sisi keidupan manusia, tidak terkeculai dalam hal tidur. Sebelum tidur biasakan membersihkan diri dengan berwudhu’ dan bersiwak (mengosok gigi). Meskipun Cuma tidur bukan berarti seenaknya saja. Tidurlah dengan pakaian yang pantas, jangan pakaian yang menyiksa raga seperti ketat dan menyesakan sehinggga mengganggu ketentraman tidur. Ada baiknya sebelum tidur membersihkan tempat tidur agar sangat nyaman. Jangan sampai lupa berdoa dan berdzikir. Dengan berdoa dan berzikir Insya Allah terhindar dari mimpi buruk.

Rasulullah tidur lebih awal dan bangun lebih awal. Rasulullah selalu mengajak umatnya agar selalu bangun sebelum waktu subuh serta melaksanakan sholat shubuh di masjid. Selain mendapat pahala, dengan berjalan ke masjid, kita akan menghirup udara subuh yang segar dan mengandung oksigen. Karena itu orang yang suka bangun pagi dan menghirup udara pagi mempunyai paru-paru yang lebih kuat dan sehat. Disamping itu, udara subuh dapat memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan. Keuntungan yang akan diperoleh adalah badan sehat, otak cerdas, penghidupan lapang dan mendapatkan kebaikan di dunia akhirat.

Sebelum tidur dianjurkan untuk berdoa, sebagaimana Rasulullah mencontoh doa sebelum tidur:

“Dengan namaMu ya Allah, aku hidup dan aku mati” (HR Bukhari-Muslim).

Kemudian ketika bangun tidur kita juga dianjurkan untuk berdo’a:

“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah Ia mematikan kami. Dan kepadaNyakita semua berkumpul” (HR Bukhari)

Prinsipnya, cepat tidur dan cepat bangun. Beliau tidur di awal malam dan bagun pada pertenganhan malam kedua. Biasanya Rasulullah SAW bangun dan bersiwak, lalu berwudhu dan sholat sampai waktu diizinkan Allah. Beliau tidak pernah tidur melebihi kebutuhan. Penelitian yang dilakukan di Jepang dan di AS selama enam tahun dengan responden berusia 30 sampai dengan 120 tahun menyimpulkan bahwa orang yang biasa tidur lebih dari 8 jam sehari memiliki risiko kematian yang lebih cepat. Sangat berlawanan dengan mereka yang bisa tidur 6 – 7 jam sehari. Nah Rasulullah SAW biasa tidur selepas Isya untuk kemudian bangun malam. Jadi beliau tidur tidak lebih dari 8 jam.

Cara tidur Rasulullahpun sarat makna. Ibnu Qoyyim, seorang intelektual Islam berkata: “Barangsiapa yang memperhatikan pola tidur Rasulullah, niscaya ia akan memahami pola tidur yang benar dan paling bermanfaat untuk badan dan organ tubuh”. Ibnu qayyim Al Jauziyyah dalam buku Metode Pengobatan Nabi mengungkapkan bahwa Rasul tidur dengan memiringkan tubuh kearah kanan, sambil berzikir kepada Allah hingga matanya terasa berat. Tekadang beliau memiringkan badannya kesebelah kiri sebentar,untuk kemudian kembali ke sebelah kanan. Tidur seperti ini merupakan tidur paling efisien.

Tiga manfaat yang dapat diambil dari posisi tidur miring ke kanan, yaitu:


a. Menjaga saluran pernafasan

Tidur miring mencegah jatuhnya lidah ke pangkal yang dapat mengganggu saluran pernafasan. Tidur dengan posisi telentang, mengakibatkan saluran pernafasan terhalang oleh lidah. Yang juga mengakibatkan seseorang mendengkur. Orang yang mendengkur saat tidur menyebabkan tubuh kekurangan oksigen. Bahkan terkadang dapat mengakibatkan terhentinya nafas untuk beberapa detik yang akan membangunkannya dari tidur. Orang tersebut biasanya akan bangun dengan keadaan pusing karena kurangnya oksigen yang masuk ke otak. Tentunya ini sangat mengganggu kualitas tidur.

b. Menjaga kesehatan jantung

Tidur miring ke kanan membuat jantung tidak tertimpa organ lainnya. Hal ini disebabkan karena posisi jantung yang lebih condong berada di sebelah kiri. Tidur bertumpu pada sisi kiri menyebabkan curah jantung yang berlebihan, karena darah yang masuk ke atrium juga banyak yang disebabkan karena paru-paru kanan berada di atas. Sedangkan paru-paru kanan mendapatkan pasokan darah yang lebih banyak dari paru-paru kiri.

c. Menjaga kesehatan paru-paru

Paru-paru kiri lebih kecil dibandingkan dengan paru-paru kanan. Jika tidur miring ke sebelah kanan, jantung akan condong ke sebelah kanan. Hal ini tidak menjadi masalah karena paru-paru kanan lebih besar. Lain halnya jika bertumpu pada sebelah kiri, jantung akan menekan paru-paru kiri yang berukuran kecil, tentu ini sangat tidak baik.

Namun Rasullah juga terkadang miring ke kiri untuk sementara dan kemudian kembali lagi miring ke kanan.


2. Makan Sehat Ala Rasul

Allah berfirman dalam Al Qur’an surat Al A’raf ayat 31:

“Hai anak Adam, kenakan pakaianmu yang indah disetiap memasuki masjid, makan dan minumlah dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya allah tidak menyukai orang-orang yang belebih-lebihan.”

Hal senada dapat ditemukan di surat Al Baqarah 168:

“Hai sekalian manusia makan-makanlah yang halal lagi baik dariapa yang terdapatdi bumi dan jangan kamu mengikuti langkah-langkah syaitan, karena syaitan musuh yang nyata bagimu.”

Sesungguhnya pangkal penyakit kebanyakan bersumber dari makanan. Maka tak heran bila Rasulullah memberi perhatian besar dalam masalah ini.

Prinsip pertama makanan dan minuman harus halal dan thoyib (baik). Maksudnya selain masuk kategori halal, maka makanan dan minuman kaum muslimin harus bersih dan mengandung kandungan gizi yang cukup.

Prinsip kedua seimbang, sederhana dan tak berlebihan. Rasulullah mengajarkan untuk makan tidak terlalu kenyang. Lambung cukup di isis dengan 1/3 makanan. 2/3nya untuk minuman dan udara. Rasulullah bersaba: “Anak Adam tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari perutnya. Cukuplah bagi mereka beberapa suap yang dapat memfungsikan tubuhnya. Kalau tidak ditemukan jalan lain, maka (ia dapat mengisi perutnya) dengan sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya lagi untuk pernafasan” (HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).

Rasulullah melarang untuk makan lagi sesudah kenyang. “Kami adalah kaum yang tidak makan sebelummerasa lapar dan bila kami makan tidak pernah kekenyangan”(HR Bukhari Musim).

Suatu hari, di masa setelah wafatnya Rasulullah, para sahabat mengunjungi Aisyah ra. Waktu itu daulah islamiyah sudah sedemikian luas dan makmur. Lalu, sambil menunggu Aisyah ra, para sahabat, yang sudah menjadi orang-orang kaya, saling bercerita tentang menu makanan mereka yang meningkat dan bermacam-macam. Aisyah ra, yang mendengar hal itu tiba-tiba menangis. “Apa yang membuatmu menangis, wahai Bunda?” tanya para sahabat. Aisyah ra lalu menjawab, “Dahulu Rasulullah tidak pernah mengenyangkan perutnya dengan dua jenis makanan. Ketika sudah kenyang dengan roti, beliau tidak akan makan kurma, dan ketika sudah kenyang dengan kurma, beliau tidak akan makan roti.” Dan penelitian membuktikan bahwa berkumpulnya berjenis-jenis makanan dalam perut telah melahirkan bermacam-macam penyakit. Maka sebaiknya jangan gampang tergoda untuk makan lagi, kalau sudah yakin bahwa Anda sudah kenyang.

Salah satu makanan kegemaran Rasul adalah madu. Beliau biasa meminum madu yang dicampur air untuk membersihan air liur dan pencernaan. Rasul bersabda, “Hendaknya kalian menggunakan dua macam obat, yaitu madu dan Alquran” (HR. Ibnu Majah dan Hakim).Yang selanjutnya, Rasulullah tidak makan dua jenis makanan panas atau dua jenis makanan yang dingin secara bersamaan. Beliau juga tidak makan ikan dan daging dalam satu waktu dan juga tidak langsung tidur setelah makan malam, karena tidak baik bagi jantung. Beliau juga meminimalisir dalam mengonsumsi daging, sebab terlalu banyak daging akan berakibat buruk pada persendian dan ginjal. Pesan Umar ra, “Jangan kau jadikan perutmu sebagai kuburan bagi hewan-hewan ternak!”

Menu harian Rasulullah adalah sbb:

Lepas dari subuh, Rasulullah membuka menu sarapannya dengan segelas air yang dicampur dengan sesendok madu asli. Khasiatnya luar biasa. Dalam Al qur’an, kata “syifa”/kesembuhan, yang dihasilkan oleh madu, diungkapkan dengan isim nakiroh, yang berarti umum, menyeluruh. Ditinjau dari ilmu kesehatan, madu berfungsi membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus, menyembuhkan sembelit, wasir, peradangan, serta menyembuhkan luka bakar.

Masuk waktu dluha, Rasulullah selalu makan tujuh butir kurma “ajwa”/matang. Sabda beliau, barang siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun. Dan ini terbukti ketika seorang wanita Yahudi menaruh racun dalam makanan Rasulullah dalam sebuah percobaan pembunuhan di perang khaibar, racun yang tertelan oleh beliau kemudian bisa dinetralisir oleh zat-zat yang terkandung dalam kurma. Bisyir ibnu al Barra’, salah seorang sahabat yang ikut makan racun tersebut, akhirnya meninggal. Tetapi Rasulullah selamat. Apa rahasianya? Tujuh butir kurma!

Dalam sebuah penelitian di Mesir, penyakit kanker ternyata tidak menyebar ke daerah-daerah yang penduduknya banyak mengonsumsi kurma karena kurma memiliki zat-zat yang bisa mematikan sel-sel kanker. Maka tidak perlu heran kalau Allah menyuruh Maryam ra, untuk makan kurma di saat kehamilannya sebab bagus untuk kesehatan janin.

Dahulu, Rasulullah selalu berbuka puasa dengan segelas susu dan kurma, kemudian sholat maghrib. Kedua jenis makanan itu kaya dengan glukosa, sehingga langsung menggantikan zat-zat gula yang kering setelah seharian berpuasa. Glukosa itu sudah cukup mengenyangkan, sehingga setelah sholat maghrib, tidak akan berlebihan apabila bermaksud untuk makan lagi.

Menjelang sore hari, menu Rasulullah selanjutnya adalah cuka dan minyak zaitun. Tentu saja bukan cuma cuka dan minyak zaitunnya saja, tetapi dikonsumsi dengan makanan pokok, seperti roti misalnya. Manfaatnya banyak sekali, diantaranya mencegah lemah tulang dan kepikunan di hari tua, melancarkan sembelit, menurunkan kolesterol, dan memperlancar pencernaan. Ia juga berfungsi untuk mencegah kanker dan menjaga suhu tubuh di musim dingin.

Ada kisah menarik sehubungan dengan buah tin dan zaitun, yang Allah bersumpah dengan keduanya. Dalam Al-quran, kata “at tin” hanya ada satu kali, sedangkan kata “az zaytun” diulang sampai tujuh kali. Seorang ahli kemudian melakukan penelitian, yang kesimpulannya, jika zat-zat yang terkandung dalam tin dan zaitun berkumpul dalam tubuh manusia dengan perbandingan 1:7, maka akan menghasilkan “ahsni taqwim”, atau tubuh yang sempurna, sebagaimana tercantum dalam surat at tin. Subhanallah!

Di malam hari, menu utama Rasulullah adalah sayur-sayuran. Beberapa riwayat mengatakan, beliau selalu mengonsumsi sana al makki dan sanut. Secara umum sayur-sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama, yaitu memperkuat daya tahan tubuh dan melindungi dari serangan penyakit.

Disamping menu wajib di atas, ada beberapa jenis makanan yang disukai Rasulullah tetapi beliau tidak rutin mengonsumsinya. Diantaranya tsarid, yaitu campuran antara roti dan daging dengan kuah air masak (kira-kira seperti bubur ayam). Beliau juga senang makan buah yaqthin atau labu manis, yang terbukti bisa mencegah penyakit gula. Kemudian beliau juga senang makan anggur dan hilbah.

Sekarang masuk pada tata cara mengonsumsinya. Ini tidak kalah pentingnya dengan pemilihan menu. Sebab setinggi apa pun gizinya, kalau pola konsumsinya tidak teratur, akan buruk juga akibatnya. Yang paling penting adalah menghindari isrof (berlebihan). Rasulullah bersabda, “Cukuplah bagi manusia untuk mengonsumsi beberapa suap makanan saja untuk menegakkan tulang sulbinya (rusuknya).”

Makanlah dengan sikap duduk yang baik yaitu tegap dan tidak menyandar, karena hal itu lebih baik bagi lambung, sehingga makanan akan turun dengan sempurna. Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya aku tidak makan dengan bersandar.”Prinsip ketiga berpuasa. Sebulan dalam setahun, umat Islam diwajibkan bukan saja dengan mencapai ketaqwaan tetapi juga ksehatannya dapat terjaga.

“Berpuasalah kamu supaya sehat tubuhmu” (HR Bukhari)

Puasa akan membawa kita pada kesehatan yang sangat luar biasa. Secara fisiologis, puasa sangat erat kaitannya dengan kesehatan tubuh manusia. Saluran pencernaan manusia tempat menampung dan mencerna makanan, merupakan organ dalam yang terbesar dan terberat di dalam tubuh manusia. Sistem pencernaan tersebut tidak berhenti bekerja selama 24 jam dalam sehari. Banyak hasil penelitian modern yang memaparkan bahwa puasa sangat menyehatkan. Diantaranya, memberikan istirahat fisiologis menyeluruh bagi sistem pencernaan dan sistem syaraf pusat, menormalisasi metabolisme tubuh, menurunkan kadar gula darah, mengikis lipid “jahat” (cholesterol), detoksifikasi (membuang racun dari tubuh), dan lain sebagainya.

Selain itu, diajarkan juga kepada kita agar senantiasa berdo’a baik sebelum maupun sesudah makan.

Doa sebelum makan:

الَّلهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَـنَا، وَقِنَا عَذَابَ الـنَّار 
“Ya Allah, berkahilah untuk kami, pada apa yang telah Engkau rizkikan kepada kami, dan periharalah kami dari api neraka”(Al Hadist).

Doa sesudah makan:

الْحَمْـدُ للهِ الَّذي أَطْعَمَنـي وَسَقَانَا وَجَعَلْنَا مُسْلِمِينَ
“Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan dan minum kami, serta menjadikan kami orang-orang muslim”(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).


3. Olahraga Sehat Ala Rasul

Olahraga merupakan kegiatan menggerakan seluruh anggota tubuh secara teratur, sehingga otot-otot menjadi kuat, persendian tidak kaku, dan aliran darah berjalan lebih lancar ke semua jaringan dan organ-organ tubuh. Rasulullah SAW menganjurkan semua muslim berolahraga secara rutin sebagai upaya untuk menjaga kesehatan dan kesegaran jasmani. Sabda beliau: “Ajarilah anakmu (olahraga) berenang dan memanah” (HR.Dailami).

Olahraga yang dilakukan secara rutin dapat menunjang perkembangan jiwa. Meningkatkan ketrampilan dan pertumbuhan badan.selain untuk menjaga stamina olahraga berfungsi untuk memperkuat daya tahan tubuh, sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Dalam keseharian, bila perjalanan jarak pendek, Rasullah selalu berjalan kaki, yaitu dari rumah ke masjid, dari masjid ke pasar dan dari pasar ke rumah-rumah sahabat. Bahkan beliau berjalan kaki ketika mengunjungi makam pahlawan di Baqi sekitar tiga kilometer dari pusat kota Madinah, baik pada waktu terik matahari maupun malam. Beliau tidak suka hidup manja. Sebab ketika berjalan kaki keringat mengalir di sekjur badan, pori-pori kulit terbuka dan peredaran darah berjalan nomal sehingga terhindar dari penyakit jantung. Ingatlah mencegah itu lebih baik daripada mengobati.


4. Bersih Sehat Ala Rasulullah

Beliau senantiasa nampak rapi dan bersih walaupun pakaian yang beliau miliki tak lebih dari dua salinan. Tak pernah ada bintik-bintik hitam atau kuning pada sorbannya. Sedang gamisnya selalu putih bersih. Tiap hari kamis atau jumat beliau mencukur rambut-rambut halus yang tumbuh di bagian pipi. Kuku juga dipotong setiap pekan. Rambut yang panjang selalu tersisir rapi pada waktu tertentu, beliau mengoleskannya dengan sejenis minyak wangi. Gigi beliau putih dan berbaris rapi.

Beliau bersabda:

“Gosoklah gigimu berulang-ulang sebab hal itu membersihkan mulut dan disukai Allah”

Rasulullah menggosok gigi bukan hanya setelah bangun tidur tapi juga setiap habis makan dan setiap hendak sholat. Pada hari jumat disunahkan untuk mandi sebelum pergi ke masjid. Nabi bersabda:

“Mandi hari jumat adalah wajib bagi setiap orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman”(HR Muslim).

Bukan saja dikala hendak melakukan sholat, diluar sholat pun setiap muslim harus memperhatikan kebersihan diri. Rasulullah menjaga kebersihan bukan hanya karena ingin sehat tapi juga merindukan kasih saying Allah.


5. Tidak Marah Ala Rasulullah

Suatu riwayat menceritakan bahwa seorang untusan dari Bani Nadhir menemui Rasulullah untuk minta nasehat yang pendek dan dengan melaksanakan nasehat pendek itu, ia ingin masuk surga sehingga terlepas dari siksa neraka. Nabi memberi nasehat pendek.

ﻻ ﺗﻐﻀﺐ 
“Jangan Marah”

“Ulangi nasehatmu ya Rasulullah!”

ﻻ ﺗﻐﻀﺐ 
“Jangan Marah”

“Sekali lagi ya Rasulullah!”

ﻻ ﺗﻐﻀﺐ 
“Jangan Marah”

Siapa yang tidak pemarah hatinya aka tenteram, jika rasa marah tumbuh segeralah dihilangkan dengan :

  • Merubah posisi, misalnya jika marah timbul ketika sedang berdiri maka duduklah, jika sedang duduk maka berbaringlah.
  • Segeralah berwudhu dan mengerjakan sholat sunah dua rakaat.

6. Tak Pernah Iri Hati Ala Rasulullah

Iri hati adalah saudara kandung dari buruk sangka. Misal, timbul kecemasan dan kegelisahan dalam diri seseorang jika temannya memperoleh kehidupan yang lebih baik atau pangkat yang lebih tinggi. Hati Rasulullah selalu tenteram dan tak pernah membenci siapapun. Beliau bersabda:

“Tak kan masuk surga siapa pun yang gemar memburuk-burukan nama orang lain”.(HR. Abu Dawud)

Hanya dalam dua hal unmat Islam boleh bersikap iri. Sabda Rasulullah:

“Tak boleh bersikap iri kecuali dalam dua hal. Pertama terhadap orang yang memiliki kekayaan dan mempergunakannya untuk menegakkan yang haq. Kedua terhadap orang yang memiliki pengetahuan dan rajin menyebarkannya pengetahuannya itu kepada orang banyak” (HR.Bukhari)

Adanya keimanan dalam diri seseorang akan memiliki sikap hidup ikhlas dan sabar. Kedua sikap hidup tersebut merupakan kunci kebahagiaan. Hilangnya rasa ikhlas dan sabar. Kedua sikap hidup tersebut merupakan kunci kebahagiaan. Hilangnya rasa ikhlas dan sabar akan menyebabkan penyakit yang kita kenal dengan sebutan stres. Apabila stres telah menghinggapi seseorang maka dia akan menjadi lemah yang akhirnya mudah terserang penyakit. Wallahu a’lam bishawab.

Alhamdulillah, lumayan panjang ya? 

Tapi Bismillah, semoga bermanfaat ^_^

-SRSL-